Penulis: Admin
10 Oktober 2026
JAKARTA — Bimbingan Belajar Lentera Inklusif menggelar Graduation Day Program Beasiswa Pelatihan Google Workspace, Artificial Intelligence (AI), dan Bahasa Inggris Tingkat Dasar Batch 10 pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Program yang didukung Lions Club Jakarta Monas dan Lions Club Jakarta Kalea Sofia Mehar ini diikuti oleh peserta penyandang disabilitas netra dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini mengusung tema “Technology has no Barrier: Empowering Blind People for an Inclusive, Independent, and Digital Future”, kegiatan yang berlangsung secara daring via Zoom ini menjadi tonggak penting dalam mendorong kemandirian dan kesetaraan akses digital bagi para penyandang disabilitas netra di seluruh Indonesia.
Presiden Lions Club Jakarta Monas, Ibu Patria Lestari, menyampaikan bahwa pada penyelenggaraan Batch 10 ini, panitia berhasil menyaring peserta dari puluhan pendaftar hingga terpilih 20 penerima beasiswa program IT (Google Workspace & AI) dan 15 penerima beasiswa Bahasa Inggris. Para peserta telah menjalani serangkaian seleksi serta proses pembelajaran intensif sejak akhir Agustus hingga akhir September 2026.
“Pergunakanlah ilmu yang telah diperoleh selama kalian belajar sebagai modal untuk melangkah lebih percaya diri. Mari kita terus bergandengan tangan menciptakan dunia yang lebih ramah, adil, dan inklusif,” ujar Ibu Patria Lestari saat menyampaikan laporannya.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Ibu Febrianti Rasmala Dewi mewakili Lions Club Jakarta Kalea Sofia Mehar. Pihaknya mengapresiasi semangat para peserta dan berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi sponsorship pada Batch 11 mendatang.
Acara wisuda ini secara resmi ditutup oleh District Governor 307 A1, Ibu Solida Abdi Ramli. Dalam sambutannya, Ibu Solida mengapresiasi kelanjutan program legasi ini yang juga menjadi bagian dari aksi pelayanan Week of Service. “Keterbatasan penglihatan bukanlah batas bagi kemampuan, prestasi, dan masa depan kalian. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk meraih cita-cita dan menjadi pribadi yang mandiri serta menginspirasi,” tegas Solida.
Motivasi dan Penghargaan Peserta Terbaik
Selain prosesi wisuda, rangkaian acara turut diisi dengan sesi motivasi dari Konselor Tunanetra dan Penulis Buku Menjadi Cahaya Dalam Kegelapan, Despa Dendi Irawan, S.D., M.Ps.Psi. Despa mengajak para lulusan untuk terus memperbarui kacamata cara berpikir (mindset) dan mengoptimalkan perkembangan teknologi guna membuka peluang karir serta kemandirian.
Pada momen puncak, Founder Bimbingan Belajar Lentera Inklusif, Bapak Sofyan Sukmana, S.Pd., mengumumkan deretan lulusan terbaik dari masing-masing program:
Kategori Google Workspace & AI:
1. Terbaik I: Robi Dirdayanto (Lampung Selatan) — Skor 95,6
2. Terbaik II: Akbar Ariantono Putra (Bantul, D.I. Yogyakarta) — Skor 95,1
3. Terbaik III: Muhammad Furkon (Aceh) — Skor 94,04
Kategori Bahasa Inggris Tingkat Dasar:
1. Terbaik I: Fahrial Agamas (Kuningan, Jawa Barat) — Skor 99,3
2. Terbaik II: Rida Rizki Ananda Marisa (Tangerang Selatan) — Skor 96,3
3. Terbaik III: Robi Dirdayanto (Lampung Selatan) — Skor 95,0
Menutup rangkaian pengumuman, Sofyan Sukmana berpesan agar para alumni tidak berhenti belajar dan terus membagikan pengetahuan yang didapat kepada sesama. “Jangan jadikan keterbatasan sebagai hambatan, tetapi jadikanlah keterbatasan sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik. Mari kita estafetkan ilmu ini agar teman-teman disabilitas netra di mana pun berada bisa sukses bersama,” pungkasnya.
Sumber:
