Keterbatasan Bukanlah Hambatan untuk Menjadi Berarti

Perkenalkan, saya Sofyan Sukmana, 37 tahun. Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Kisah hidup saya diwarnai dengan cobaan ketika saya mengalami ketunanetraan pada usia yang begitu muda, tepatnya saat saya berusia 15 tahun pada tahun 2004.

Awalnya, menghadapi keterbatasan ini membuat saya terpuruk. Merasa Tuhan tidak adil kepada saya dan bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi. Puncak kesedihan datang pada tahun 2007, ketika saya harus kehilangan sosok ayah yang sangat luar biasa bagi saya. Kehilangan itu menjadi cobaan terberat dalam hidup saya, dan sempat membuat saya merasa kehilangan arah.

Meskipun menghadapi cobaan berat, saya memilih untuk tidak menyerah pada takdir. Pada tahun 2007 hingga 2010, saya mengikuti kursus komputer bicara di daerah Jakarta Selatan sebagai langkah awal menuju pemulihan dan pengembangan diri. Pada tahun 2008, saya dengan penuh semangat memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di SMA 3 PGRI Pondok Labu, Jakarta Selatan. Namun, perjuangan bukan hanya dalam hal akademis, karena perjalanan dua jam dengan angkutan umum dari Cengkareng, Jakarta Barat, menuju sekolah dan kursus menjadi tantangan tersendiri.

Setelah melewati sekolah menengah, saya melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas. Pada tahun 2011, saya masuk ke Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) dan berhasil lulus pada tahun 2015 dengan jurusan Bimbingan Dan Konseling. Tujuan saya sederhana, yaitu  ingin dapat bermanfaat bagi orang lain.

 Ketertarikan saya dalam dunia pendidikan khususnya untuk tunanetra membawa saya menjadi seorang pengajar. Sejak tahun 2012, saya mulai mengajar komputer bicara secara privat, mengantarkan ilmu langsung dari rumah ke rumah.

Setelah itu, saya mengambil langkah besar dengan bekerja di perusahaan BUMN, PT. PELNI (Pelayaran Nasional Indonesia). Dari April 2013 hingga Mei 2015, saya menjadi bagian dari Call Center dan berkontribusi dalam pembokingan tiket kapal. Perjalanan karier saya terus berkembang ketika saya menjadi Tele Marketing Officer di PT. CIMB Niaga TBK dari September 2016 hingga Mei 2017.

Kehidupan pribadi saya pun ikut berjalan dengan indah. Pada 5 Desember 2014, saya menikahi seorang wanita  yang sempurna bagi saya, dan sekarang saya telah diberkati dengan dua putri yang cantik dan sempurna.

Tidak puas dengan pencapaian pribadi, saya memutuskan untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam dunia pendidikan. Pada tahun 2018, saya mendirikan Bimbingan Belajar Lentera Inklusif. Awalnya hanya melayani program komputer bicara untuk tunanetra, kini lembaga ini tumbuh dan berkembang, memberikan layanan calistung untuk usia pra sekolah, pendalaman materi sekolah untuk murid non disabilitas, dan program bahasa asing untuk murid disabilitas maupun non disabilitas.

Bimbingan Belajar Lentera Inklusif bukan hanya sekadar lembaga pendidikan. Saya telah berhasil mempekerjakan 3 guru kategori non disabilitas dan 7 guru tunanetra, membuktikan bahwa inklusivitas adalah kunci keberagaman dan keberhasilan.

Perjalanan panjang ini tidak luput dari pengakuan dan apresiasi. Bimbingan Belajar Lentera Inklusif telah menerima penghargaan terbaik sebanyak empat kali melalui berbagai kompetisi bisnis, yang pertama penghargaan dari Permata Bank Dalam Program Bangga  pada tahun 2021, Di tahun yang sama Lentera Inklusif kembali mendapatkan , penghargaan kedua dari PT. Astra Internasional dalam Program Astra DifaBisa , penghargaan terbaik ketiga dari MayBank Fondation dalam kategori sustainibility quality Education pada tahun 2022 dan penghargaan terbaik yang keempat dari PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM Insurance) dalam Program MPM Bisa pada tahun 2026,.

Dengan hati yang penuh harap, saya berdoa agar Bimbingan Belajar Lentera Inklusif terus maju dan berkembang, memberikan kontribusi nyata di dunia pendidikan, dan menjadi pelita bagi mereka yang mencari ilmu. Saya percaya bahwa pendidikan inklusif adalah kunci menuju masyarakat yang lebih baik, dan saya akan terus berjuang untuk mewujudkannya.

Penulis:

Sofyan Sukmana, S.Pd

Founder, CEO, Trainer Teknologi Aksesibilitas Lentera Inklusif & Penulis Buku Dibalik Gelap Ada Bintang

Instagram:

sofyansukmana_

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top